PCNU dan Zainudin Belum Selesai


Zainudin saat meminta maaf dihadapan warga Nahdliyin

Kalianda, Kaliandanews – PCNU Lampung Selatan merayakan hari jadi Nadhlatul Ulama (NU) yang ke-92 tahun di kantor PCNU setempat, (31/01/30). 

Dalam perayaan hari jadinya tersebut, tidak terlihat perwakilan dari Pemkab Lampung Selatan yang hadir dalam acara yang dihadiri ribuan warga Nahdliyin tersebut. 

Ketua PCNU Lamsel, KH Nur Mahfudz mengatakan pihaknya memang sengaja tidak mengundang Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Bukan tanpa sebab, Mahfudz mengatakan pihaknya sengaja tidak megundang orang nomor satu di Lamsel tersebut lantaran masih ada "hal" yang belum selesai.

"Tidak ada sedikitpun (sumbangsih pemkab, red) hari ini. Hari ini kita tidak mengundang bapak bupati karena ada beberapa hal yang belum selesai dengan PCNU Lampung Selatan," kata Mahfudz kepada sejumlah awak media.

Mahfudz mengatakan, apa yang ia lakukan merupakan respon dari apa yang telah dijanjikan Bupati Lamsel itu.  

"Untuk lanjut melanjut (kasus) itu bukan urusan PCNU, Cuma pak bupati pernah berjanji didepan jamaah saya, pak bupati pernah bilang beliau mau datang langsung ke ketua PBNU, sampai sekarang beliau belum dateng jadi saya belum berani ngundang beliau," terang dia.

Seperti diketahui, pada 23 Oktober 2017 lalu Nadhlatul Ulama (NU) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar unjukrasa di depan Kantor Bupati Lampung Selatan. Mereka memprotes pidato Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan saat memberikan sambutan di acara Hari Santri Nasional, satu hari sebelum aksi tersebut.

Zainudin yang dianggap menghina Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, kala itu berjanji akan meminta maaf langsung ke PBNU atas ucapannya. (Kur)

Subscribe to receive free email updates: