Besok Sidang Putusan Dimas Kanjeng, Terjunkan 400 Personel Gabungan

Penulis : Rahadian
Senin 31 Juli 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com  - Satu hari jelang sidang putusan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, atas kasus pembunuhan Abdul Ghani, yang akan digelar pada Selasa (1/8) besok di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Polres Probolinggo telah memetakan titik pengamanan, dengan menerjunkan ratusan personel gabungan.


Sebanyak 200 personel dari Polres Probolinggo, yang bakal dikerahkan, 1 Pleton TNI dari Kodim 0820 Probolinggo, dan 1 SSK Brimob Polda Jatim. Sekitar 400 personel gabungan itu akan dibagi menjadi beberapa titik pengamanan saat sidang putusan di PN Kraksaan.


Sebelumnya, pihak Polres Probolinggo telah melihat kondisi para pengikut Dimas Kanjeng, yang sampai saat masih bertahan di pemondokan padepokan. Dimana jumlah pengikut yang masih bertahan hingga saat ini mencapai 400-500 orang.


Hari ini, pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, menggelar pertemuan terhadap empat orang perwakilan pengikut di padepokan, untuk tidak mengganggu jalannya persidangan agenda putusan, dimana sebelumnya terdakwa Dimas Kanjeng, dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh JPU.


"Ya, sekitar 400 personel gabungan akan kami terjunkan untuk melakukan pengamanan di PN Kraksaan, untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan. 200 personel dari Polres Probolinggo, selebihnya dari TNI dan Brimob,"jelas Kapolres Arman, Senin (31/7).


Sementara dari pihak pengikut Dimas Kanjeng, saat melakukan pertemuan di masjid Padepokan, sepakat akan tertib menyaksikan sidang putusan maha gurunya (Dimas Kanjeng). Mereka berjanji akan patuh dan menghargai proses hukum yang menjerat maha gurunya.


"Harapan kami, maha guru bebas dari jeratan hukum. Namun, jika proses hukum berkehendak lain, kita para santri akan menghargai itu. Kita akan datang ke PN besok, tapi kita hanya sekedar ingin menyaksikannya saja, tidak lebih dari itu,"ujar Marzuki, salah satu perwakilan pengikut yang dituakan di padepokan Dimas Kanjeng.(ian)

Editor : Firman

Subscribe to receive free email updates: