SEJAK RODRIGO DUTERTE PIMPIN FILIPINA,
1.800 NYAWA GEMBONG NARKOBA MELAYANG
 |
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. |
SEJAK memimpin Filipina, Presiden Rodrigo Duterte menyatakan perang dengan narkoba dan obat-obatan terlarang. Data menyebutkan sejak awal kepemimpinannya di bulan Juni 2016, sebanyak 1.800 nyawa melayang karena kasus narkoba.
Duerte memerintahkan untuk menghabisi setiap orang yang terkait dengan narkoba di Filipina. Tindakan Duerte ini langsung mendapat protes keras dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menilai tindakannya sebagai sebuah kejahatan internasional.
Mendapat kritikan tersebut, Duterte mengancam akan keluar dari keanggotaan PBB. Menteri Luar Negeri Filipina, Perfecto Yasay, mencoba mendamaikan suasana dan mengatakan bahwa Filipina belum memiliki keinginan untuk keluar dari PBB. Dia juga berjanji akan mengedepankan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pemberantasan kasus narkoba. (Ist) web majalah fakta / majalah fakta online / mdsnacks
Related Posts :
Terkait Bencana Banjir di Lamsel, Pemkab Ajukan Bantuan Ke Gubernur Lampung Kalianda, Kaliandanews - Sehubungan dengan terjadinya bencana banjir di beberapa kawasan di Lampung Selatan, pihak Pemerintah Kabupaten La… Read More...
Perbaiki Tata Kota Cepu, Pemkab Blora Anggarkan Rp 20,25 Miliar Kota Kecamatan Cepu yang terkesan semrawut, tahun ini akan ditata dengan sejumlah proyek perbaikan infrastruktur. (foto: dok-i… Read More...
Dinas Kominfo Fokus Pembangunan Tol Bawah Laut BERITA MALUKU. Sampai saat ini masih ada sejumlah daerah di Maluku yang belum tersentuk jaringan komunikasi dan informatika, terutama di… Read More...
PWI Kota Tual Silahturahmi ke Polres Malra BERITA MALUKU. Sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tual, kini memperlihatkan kinerjanya. Buktinya, kepengurusan PW… Read More...
Kuota Haji Maluku Naik Dua Kali Lipat BERITA MALUKU. Kuota Haji Maluku mengalami kenaikan dua kali lipat, dari sebelumnya hanya 569, kini bertambah menjadi 1.090 calon jamaah… Read More...